Selasa, 06 Oktober 2020

Apa saja perbedaan Publisitas, Marketing dan Advertising?

 

Nama: Ricky David Winner Nainggolan

NIM: 173124350070013

Dosen: Serefina Tiur Maida, S.Sos,M.Si

Mata Kuliah: Publisitas

 

 

A. PUBLISITAS.

Apa itu Publisitas?

Menurut Lesly (1992:6), Publisitas adalah penyebaran pesan yang direncanakan dan dilakukan untuk mencapai tujuan lewat media tertentu untuk kepentingan tertentu dari organisasi dan perorangan tanpa pembayaran tertentu pada media..

Apa Fungsi dari Publisitas?

Salah satu fungsi bulisitas yaitu: Sebagai kegiatan dalam dunia politik dikenal salah satunya adalah publisitas politik. Publisitas ini merupakan upaya mempopulerkan diri kandidat atau institusi partai yang akan bertarung dalam pemilu. Yang diberitakan/menginformasikannya melalui mediamassa.

Bagaimana Sifat Publisitas?

Publisitas mempunyai sifat antara lain sebagai tingkat kebenaran atau kepercayaan yang tinggi, Penggambaran produk, Tidak disadari adanya maksud promosi yang sebenarnya, Dramatization dan Off-guard.

 


 

B. MARKETING.

Marketing adalah suatu proses membangun hubungan antara perusahaan atau organisasi dengan audiens untuk meraih tujuan yang diinginkan. Biasanya, hal tersebut dilakukan dengan menggunakan promosi. Marketing atau pemasaran dapat dilakukan dalam berbagai cara atau bentuk dengan memanfaatkan beragam media, misalnya berupa iklan yang dipasang pada billboard, televisi, radio, media cetak, media digital, dan sebagainya.

Secara umum, tujuan marketing adalah untuk memperkenalkan produk kepada konsumen. Tujuan tersebut dapat dirinci lebih lanjut dalam tiga tujuan spesifik berikut ini.

  • Perusahaan dapat menjelaskan secara rinci seluruh kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas pemasaran, mulai dari deskripsi, desain, promosi, dan iklan produk hingga komunikasi dengan konsumen serta pengiriman produk. 

  • Konsumen dapat mengetahui produk (barang/jasa) yang ditawarkan secara detail dan sebaliknya, produsen mampu menyediakan produk sesuai permintaan dan kebutuhan konsumen.

  • Perusahaan bisa mengenali dan memahami konsumen dengan baik sehingga produk yang dihasilkan sesuai dan bisa “menjual dirinya sendiri”, artinya akan selalu dibeli konsumen tanpa perlu dilakukan upaya pemasaran lagi.

    Apa Fungsi Marketing?

    Fungsi-fungsi tersebut bisa dibedakan menjadi enam macam dengan penjelasan sebagai berikut.

    1. Fungsi Promosi

    Promosi harus dilakukan dengan cara dan media yang tepat dengan memperhatikan target konsumen.

    2. Fungsi Perantara

    Setelah produk dikenal, harus ada pihak yang bisa menjadi perantara agar produk bisa sampai ke tangan konsumen. Dalam hal ini, pihak marketer yang menjadi penghubung antara perusahaan dan konsumen dengan cara mencari informasi, mengelompokkan produk, dan sebagainya.

    3. Fungsi Pertukaran

    Marketing memungkinkan terjadinya pertemuan antara produsen dengan konsumen dengan pendekatan yang sesuai dan disukai konsumen. Jika sudah merasa mengenal dan membutuhkannya, konsumen akan bersedia menukarkan sejumlah uang untuk mendapatkan produk tersebut.

    4. Fungsi Distribusi

    Agar bisa sampai ke tangan konsumen, sebuah produk harus didistribusikan dengan cara dipindahkan, diangkut, dan disimpan. Marketing harus menentukan lokasi-lokasi yang potensial, yaitu tempat barang/jasa tersebut banyak dicari.

    5. Fungsi Riset

    Untuk menentukan target pasar yang tepat, tim marketing harus melakukan riset terlebih dahulu sehingga akan mendatangkan hasil yang diinginkan. Riset biasanya dilakukan melalui survei, lalu dianalisis untuk menghasilkan kesimpulan.

    6. Fungsi Penjualan

    Marketing juga memiliki fungsi penjualan langsung kepada konsumen untuk membantu tim sales untuk mencapai target. Hal ini disebabkan fungsi utama marketing, yaitu promosi, berkaitan secara langsung dengan penjualan.

    BAGAIMANA TUGAS MARKETING? 

    Untuk itu, baik perusahaan maupun marketing officer wajib memahami hal-hal pokok yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Berikut tugas marketing, diantaralain:

    1. Melakukan Riset Pasar.

    2. Mengidentifikasi Kebutuhan dan Harapan Konsumen.

    3. Membuat Perencanaan Produk.

    4. Merancang Strategi Pemasaran.

    5. Melayani Konsumen dengan Baik.  

     

     

     
     

    C. ADVERTISING 

    Advertising ialah jasa periklanan yang berguna untuk menekspresikan peluang sekaligus mendramatisasi produk yang dijual oleh perusahaan melalui penggunaan percetakaan dengan warna yang berseni supaya dapat menarik perhatian konsumen atau pelanggan. Advertising merupakan media yang sudah tersebar luas yang dapat memungkinkan produk yang dijual oleh perusahaan dapat terjual dan dipesan berulang-ulang oleh konsumen. Iklan juga dapat memungkinkan para konsumen untuk menerima sekaligus membandingkan pesan yang disampaikan dengan pesaing lainnya


    Advertising yakni komunikasi berbagai ide mengenai produk atau jasa untuk para calon konsumen dengan menggunakan alat yang berupa tulisan ataupun simbol. Jadi iklan dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa, selain itu iklan juga dapat digunakan sebagai pengganti bagi para perantara produk atau jasa.

 

 

 

 

 

 

 

3 komentar:

CATATAN HUMAN RELATIONS BERSAMA IBU SEREPINA TIUR MAIDA

 Bagaimana Pengaruh Kelompok pada Perilaku Komunukasi Pada pembahasan kali ini  akan  meng ulas  mengenai  tiga macam  pengaruh kelompok  pa...