Selasa, 13 Oktober 2020

RUANG LINGKUP PUBLISITAS

Nama: Ricky David Winner N
NIM:17323435007001

Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd.,M.I.Kom

RUANG LINGKUP PUBLISITAS 

Pengertian Publisitas

Publisitas merupakan kegiatan menempatkan berita mengenai seseorang, organisasi atau perusahaan di media massa. Dengan kata lain, publisitas adalah upaya orang atau organisasi agar kegiatanya diberitakan media massa. Publisitas lebih menekankan pada proses komunikasi satu arah.


https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Flektur.id%2Farti-publisitas%2F&psig=AOvVaw2Wpe2V4OQ6SHLgPOb1StR3&ust=1611567439335000&source=images&cd=vfe&ved=0CAMQjB1qFwoTCOjxo96itO4CFQAAAAAdAAAAABAD

 Kekurangan Publisitas

▪ Publisitas memiliki kredibilitas yg tinggi dimata khalayak media.khalayak lebih mempercayai informasi publisitas yg dikemas dalam sajian berita
▪ Info/berita tersebjut adalah faktadan tidak direkayasa
▪ Penulisan berita dilakukan oleh media bukan perusahaan
▪ Info yg disampaikan tidak berisi pesan2 menjual
▪ Tidak membayar
▪ Publisitas memungkin kan ceritalebih detail tentang produk/orang
▪ Menjelaskan tentang cacat produk


Kekurangan Publisitas

▪ Tidak dapat mengontrol media
▪ Tidak dapat mengontrol jenis informasi yg dibuat oleh media
▪ Non personal communication:publisitas bersifat satu arah,dimana khalayak hanya dapat membaca/melihat beritatersebut tanpaada dialog interaksi langsung

Prinsip-Prinsip Publisitas.

Prinsip-prinsip dasar publisitas menurut Iriantara (2008;1995) mencakup:

Kreativitas, yang berarti mendorong antusiasme dan perhatian khalayak melalui metode kegiatan yang cerdas, unik, dan segar.
Beragam, yang berarti bila publisitas hanya menggunakan satu media saja dipandang belum memadai, maka harus dipergunakan berbagai media.
Kuantitas, yang pada dasarnya menggunakan prinsip repetisi untuk menyampaikan pesan secara berulang-ulang pada publik.
Visibilitas, yang berarti materi publisitas tersebut dapat mudah dilihat oleh khalayak atau perhatian khalayak bisa tertuju pada publisitas itu.
Legibilitas, yang berarti bentuk tulisan yang dibuat menyampaikan pesan enak, dan cukup jelas diikuti oleh khalayak untuk publisitas dalam bentuk cetak dan jelas didengar dan dilihat untuk media audio visual.

Menggunakan pendekatan AIDCA.
·         Attention(menarik perhatian) => bentuk,ukuran,warna,gerak,dll.
·         Interfest (ciptakan sesuatu yang menarik)=> melalui jawaban atas pertanyaan,melalui grafik.
·         Desire (ciptakan daya tarik) => jawablah pertanyaan mengapa.
·         Covince  (yakinkan) => manfaat dari publisitas tersebut.
·         Action (aksi) => Online shop yang memberikan contact person.

Tipe-tipe Publisitas.

▪ Free Publisity
Merupakan publisitas yang dihasilkan dari kerjasama yang saling menguntungkan antara beberapa pihak berdasarakn prinsip take and give untuk menyelenggarakan publisitas bersama-sama
▪ Low Cost Publicity
Publisitas sederhana yang dicetak dalam selebaran, kertas-kertas dan disebarkan beberapa hari sebelum even.Contoh :poster, flyer,table tens, ticket,calendar,balon,telepon,banner
▪ High Cost Publisity
Pihak penyelenggara mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk membayar media. Contoh : bildboar,iklan bergambar disurat kabar,iklan radio, dan televisi.

Selasa, 06 Oktober 2020

Apa saja perbedaan Publisitas, Marketing dan Advertising?

 

Nama: Ricky David Winner Nainggolan

NIM: 173124350070013

Dosen: Serefina Tiur Maida, S.Sos,M.Si

Mata Kuliah: Publisitas

 

 

A. PUBLISITAS.

Apa itu Publisitas?

Menurut Lesly (1992:6), Publisitas adalah penyebaran pesan yang direncanakan dan dilakukan untuk mencapai tujuan lewat media tertentu untuk kepentingan tertentu dari organisasi dan perorangan tanpa pembayaran tertentu pada media..

Apa Fungsi dari Publisitas?

Salah satu fungsi bulisitas yaitu: Sebagai kegiatan dalam dunia politik dikenal salah satunya adalah publisitas politik. Publisitas ini merupakan upaya mempopulerkan diri kandidat atau institusi partai yang akan bertarung dalam pemilu. Yang diberitakan/menginformasikannya melalui mediamassa.

Bagaimana Sifat Publisitas?

Publisitas mempunyai sifat antara lain sebagai tingkat kebenaran atau kepercayaan yang tinggi, Penggambaran produk, Tidak disadari adanya maksud promosi yang sebenarnya, Dramatization dan Off-guard.

 


 

B. MARKETING.

Marketing adalah suatu proses membangun hubungan antara perusahaan atau organisasi dengan audiens untuk meraih tujuan yang diinginkan. Biasanya, hal tersebut dilakukan dengan menggunakan promosi. Marketing atau pemasaran dapat dilakukan dalam berbagai cara atau bentuk dengan memanfaatkan beragam media, misalnya berupa iklan yang dipasang pada billboard, televisi, radio, media cetak, media digital, dan sebagainya.

Secara umum, tujuan marketing adalah untuk memperkenalkan produk kepada konsumen. Tujuan tersebut dapat dirinci lebih lanjut dalam tiga tujuan spesifik berikut ini.

  • Perusahaan dapat menjelaskan secara rinci seluruh kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas pemasaran, mulai dari deskripsi, desain, promosi, dan iklan produk hingga komunikasi dengan konsumen serta pengiriman produk. 

  • Konsumen dapat mengetahui produk (barang/jasa) yang ditawarkan secara detail dan sebaliknya, produsen mampu menyediakan produk sesuai permintaan dan kebutuhan konsumen.

  • Perusahaan bisa mengenali dan memahami konsumen dengan baik sehingga produk yang dihasilkan sesuai dan bisa “menjual dirinya sendiri”, artinya akan selalu dibeli konsumen tanpa perlu dilakukan upaya pemasaran lagi.

    Apa Fungsi Marketing?

    Fungsi-fungsi tersebut bisa dibedakan menjadi enam macam dengan penjelasan sebagai berikut.

    1. Fungsi Promosi

    Promosi harus dilakukan dengan cara dan media yang tepat dengan memperhatikan target konsumen.

    2. Fungsi Perantara

    Setelah produk dikenal, harus ada pihak yang bisa menjadi perantara agar produk bisa sampai ke tangan konsumen. Dalam hal ini, pihak marketer yang menjadi penghubung antara perusahaan dan konsumen dengan cara mencari informasi, mengelompokkan produk, dan sebagainya.

    3. Fungsi Pertukaran

    Marketing memungkinkan terjadinya pertemuan antara produsen dengan konsumen dengan pendekatan yang sesuai dan disukai konsumen. Jika sudah merasa mengenal dan membutuhkannya, konsumen akan bersedia menukarkan sejumlah uang untuk mendapatkan produk tersebut.

    4. Fungsi Distribusi

    Agar bisa sampai ke tangan konsumen, sebuah produk harus didistribusikan dengan cara dipindahkan, diangkut, dan disimpan. Marketing harus menentukan lokasi-lokasi yang potensial, yaitu tempat barang/jasa tersebut banyak dicari.

    5. Fungsi Riset

    Untuk menentukan target pasar yang tepat, tim marketing harus melakukan riset terlebih dahulu sehingga akan mendatangkan hasil yang diinginkan. Riset biasanya dilakukan melalui survei, lalu dianalisis untuk menghasilkan kesimpulan.

    6. Fungsi Penjualan

    Marketing juga memiliki fungsi penjualan langsung kepada konsumen untuk membantu tim sales untuk mencapai target. Hal ini disebabkan fungsi utama marketing, yaitu promosi, berkaitan secara langsung dengan penjualan.

    BAGAIMANA TUGAS MARKETING? 

    Untuk itu, baik perusahaan maupun marketing officer wajib memahami hal-hal pokok yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Berikut tugas marketing, diantaralain:

    1. Melakukan Riset Pasar.

    2. Mengidentifikasi Kebutuhan dan Harapan Konsumen.

    3. Membuat Perencanaan Produk.

    4. Merancang Strategi Pemasaran.

    5. Melayani Konsumen dengan Baik.  

     

     

     
     

    C. ADVERTISING 

    Advertising ialah jasa periklanan yang berguna untuk menekspresikan peluang sekaligus mendramatisasi produk yang dijual oleh perusahaan melalui penggunaan percetakaan dengan warna yang berseni supaya dapat menarik perhatian konsumen atau pelanggan. Advertising merupakan media yang sudah tersebar luas yang dapat memungkinkan produk yang dijual oleh perusahaan dapat terjual dan dipesan berulang-ulang oleh konsumen. Iklan juga dapat memungkinkan para konsumen untuk menerima sekaligus membandingkan pesan yang disampaikan dengan pesaing lainnya


    Advertising yakni komunikasi berbagai ide mengenai produk atau jasa untuk para calon konsumen dengan menggunakan alat yang berupa tulisan ataupun simbol. Jadi iklan dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa, selain itu iklan juga dapat digunakan sebagai pengganti bagi para perantara produk atau jasa.

 

 

 

 

 

 

 

CATATAN HUMAN RELATIONS BERSAMA IBU SEREPINA TIUR MAIDA

 Bagaimana Pengaruh Kelompok pada Perilaku Komunukasi Pada pembahasan kali ini  akan  meng ulas  mengenai  tiga macam  pengaruh kelompok  pa...